Artikel

DISPORAPAR JATENG GELAR PELATIHAN EO OLAHRAGA

Share this Post:

Sebanyak 50 orang mengikuti Pelatihan Event Organizer (EO) Olahraga yang diselenggarakan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DISPORAPAR) Provinsi Jawa Tengah. Mereka berasal dari perwakilan masayarakat dari kabupaten/Kota se Jawa Tengah sebanyak 35 orang dan anggota Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Jawa Tengah sebanyak 15 orang.

Sebanyak 50 orang mengikuti Pelatihan Event Organizer (EO) Olahraga yang diselenggarakan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DISPORAPAR) Provinsi Jawa Tengah. Mereka berasal dari perwakilan masayarakat dari kabupaten/Kota se Jawa Tengah sebanyak 35 orang dan anggota Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Jawa Tengah sebanyak 15 orang.

Selama 4 (empat) hari di Hotel Kesambi Hijau Semarang, Selasa-Jumat (14-17) Maret, mereka mendapatkan materi administrasi perijinan, administrasi keuangan, standarisasi penyelenggaraan event Olahraga, Manajemen Pengelolaan Event Organizer, dan Public Relations.

Narasumber pelatihan, yaitu dari Dinas Penanaman Modal, Perijinan Terpadu Satu Pintu Kota Semarang, Biro Keuangan Setda Provinsi Jawa Tengah, Universitas Negeri Semarang (UNNES), Pengelola Event Organizer.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Urip Sihabudin dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan diselenggarakannya pelatihan ini adalah memberikan bekal pengetahuan dan ketrampilan tentang mengemas dan mengelola event organizer Olahraga, serta mengembangkan industri olahraga.

“Pelatihan ini sangat penting dalam rangka membekali peserta pelatihan agar bisa menyelenggarakan sebuah event Olahraga yang professional, karena EO dalam sebuah event yang ditunjuk,nantinya berperan penting sukses tidaknya sebuah acara,” katanya.

Dengan ketersediaan sarana prasarana yang memadai, sumber daya manusia yang kompeten serta inovasi, maka event Olahraga akan terselenggara secara menarik, sukses, berdaya guna dan berhasil guna sesuai yang diinginkan. Disinilah peran event organizer,tandasnya.

Untuk mengkoordinasikan setiap elemen yang terlibat, agar penyelenggaraan event berjalan sesuai perencanan dan tertata rapi sesuai alur yang telah ditentukan, serta dapat terselenggara dengan lancar, sukses tanpa ekses, baik dari segi perencanaan penyelenggaraan dan pertanggungjawaban administrasi maupun keuangan.

Daya kreatifitas dan inovasi sangat diperlukan dalam mengemas event Olahraga agar terseleggara secara menarik, berdaya guna dan berhasil guna serta memberikan kepuasan kepada masyarakat saat menonton.

Pemanfaatan media cetak dan elektronik, informasi tentang penyelenggaraan suatu event olahraga akan dapat sampai pada masyarakat sehingga dapat memotivasi dalam upaya menarik partisipasi dan keikutsertaan masyarakat demi suksesnya penyelenggaraan event olahraga.  Dicontohkannya, pemanfaatan videotron yang terpasang di sudut-sudut jalan protokol, maka setiap elemen masyarakat yang melintas akan memperoleh informasi tentang event olahraga yang akan dan sedang berlangsung.

Untuk itu, lanjutnya dirinya meminta peserta, agar serius mengikuti pelatihan yang disampaikan para narasumber, sehingga setelah mengikuti pelatihan peserta bisa menerapkannya.

Jika bisa menerapkan materi yang disampaikan, Urip yakin para peserta nantinya akan bisa menjadi calon EO yang professional dan terpercaya. Melalui pelatihan, dirinya juga berharap bisa menumbuhkan jiwa entrepreneur.  

“Setelah mengikuti pelatihan event organizer olahraga, peserta dapat termotivasi dan berupaya dengan segenap kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki untuk dapat mengembangkan serta membentuk tim dengan merekrut masyarakat di Kabupaten/Kota yang bersangkutan. Selanjutnya mampu menjalankan suatu event khususnya acara olahraga,” harapnya.

LINK TERKAIT