Artikel

FESTIVAL KARIMUN JAWA 2019 SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN WISATA BAHARI

Share this Post:

Festival Karimunjawa kembali digelar tahun ini, mulai tanggal 6-8 September 2019. Kegiatan yang mengangkat kebudayaan Karimunjawa ini berpusat di sekitar The Paradise of Java seperti Pelabuhan Rakyat dan Alun-alun Karimunjawa, Kabupaten Jepara.

Festival Karimunjawa kembali digelar tahun ini, mulai tanggal 6-8 September 2019. Kegiatan yang mengangkat kebudayaan Karimunjawa ini berpusat di sekitar The Paradise of Java seperti Pelabuhan Rakyat dan Alun-alun Karimunjawa, Kabupaten Jepara. Berbagai agenda yang dilaksanakan dalam festival ini antara lain Aksi Karimunjawa Bersih, Live in Karimunjawa, Ritual Barikan Kubro dan Kirab Tumpeng. Selain itu, juga ada berbagai lomba, workshop, transplantasi karang , penanaman mangrove dan pelepasan tukik. Adapula yang tak kalah seru yaitu Prosesi Larungan di Pelabuhan Rakyat. Kemeriahan 

Menurut Kadisporapar Jateng, Sinoeng N. Rachmadi, diselenggarakan Festival Karimunjawa bertujuan sebagai upaya pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Jepara untuk mengembangkan wisata bahari. Sinoeng menambahkan, Festival Karimunjawa 2019 menjadi media branding yang ideal. Kehadiran wisatawan akan memberi banyak keuntungan pada Jawa Tengah disektor wisata bahari. 

"Festival Karimunjawa 2019 digelar semakin menarik. Tahun ini menjadi penyelanggaran ke-2. Semua potensi destinasi wisata Karimunjawa ditampilkan. Konten budaya yang disajikan itu selalu ditunggu publik. Kami optimis, penyelenggaraan Festival Karimunjawa 2019 semakin banyak menarik arus wisatawan, khususnya mancanegara," kata Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Sinoeng N. Rachmadi. 

Experience wisatawan pun makin lengkap dengan tersedianya beragam kuliner khas Paradise of Java. Makanan tersebut seperti pindang serani, lontong krubyuk atau tongseng cumi dan adapula minuman otentik. Minuman tersebut adalah wedang blung, wedang jahe hingga minuman khas pantai yaitu es kelapa. Tak hanya makanan berat dan minuman otentik, adapula klepon alang-alang, jenang karimun dan pisang panggang.

LINK TERKAIT