Artikel

FESTIVAL JAMU AJAK MILENIAL MELESTARIKAN MINUMAN TRADISIONAL

Share this Post:

Beragam upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengenalkan kebudayaan tradisional Indonesia ke generasi milenial. Salah satunya melalui produk kesehatan tradisional khas Indonesia yaitu jamu. Pengunjung terutama kalangan milenial diajak untuk meneguk jamu dan menikmati kuliner lezat Jawa Tengah pada Festival Jamu dan Kuliner 2019. 

Beragam upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengenalkan kebudayaan tradisional Indonesia ke generasi milenial. Salah satunya melalui produk kesehatan tradisional khas Indonesia yaitu jamu. Pengunjung terutama kalangan milenial diajak untuk meneguk jamu dan menikmati kuliner lezat Jawa Tengah pada Festival Jamu dan Kuliner 2019. Kepala Dinas Kepemudaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Sinoeng N. Rachmadi mewakili Gubernur Jawa Tengah bersama Sekda Kab. Cilacap membuka Festival Jamu dan Kuliner 2019 yang diselenggarakan di Lapangan eks Batalyon Cilacap pada Jumat 27 September 2019. 

Mengusung tema "Jamu Goes to Milennial", Festival Jamu dan Kuliner 2019 dikemas semenarik mungkin untuk membangkitkan selera anak muda untuk melestarikan Jamu serta membangun citra Jawa Tengah sebagai destinasi yang menarik terutama soal Jamu. Tak sekadar meneguk segelas jamu tetapi juga ada Parade Jamu gendong, parade empon empon, dan atraksi seni budaya mewarnai. Acara ini diikuti oleh gabungan pengusaha jamu, Bpom Jawa Tengah, desa wisata, serta Pokdarwis , pelaku usaha dan UMKM. Festival Jamu dan Kuliner 2019 makin berkesan dengan adanya Jamu Goes to School Coaching Clinic Jamu dan kuliner. Festival ini bersanding dengan Festival Nelayan Cilacap yang populer dengan sebutan Sedekah Laut. 

Festival Jamu dan Kuliner 2019 turut dihadiri 15 mahasiswa dari negara lain seperti Malaysia, Rwanda, Uganda, Perancis, Libya, Swedia, Magadaskar dan Sudan. Mereka adalah mahasiswa yang sedang menempuh studi di perguruan tinggi di Jawa Tengah. Para mahasiwa asing tersebut diajak untuk fam trip mengunjungi sentra jamu dan berbagai objek wisata di Cilacap, Banyumas dan Kebumen. Diharapkan mereka akan turut mempromosikan pariwisata Jawa Tengah ke negaranya masing-masing.

Kemeriahan Festival Jamu dan Kuliner 2019 makin menggelegar dengan hadirnya Didi Kempot di panggung hiburan dan mengajak sobat ambyar Cilacap menyanyikan beberapa lagunya seperti sewu kutho dan stasiun balapan. Tak hanya DIdi Kempot, grup band humor asli Solo Pecas Ndahe turut memeriahkan dan mengocok perut dengan lawakan parodi lagu yang kreatif pada Sabtu(28/9) malam. 

LINK TERKAIT