Artikel

DEFILE ATLET DIIRINGI TETABUHAN PERKUSI, TANDAI PEMBUKAAN POPNAS 2017

Share this Post:

Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV 2017 yang digelar di Jawa Tengah resmi dibuka di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Jateng, Selasa (12/9/2019).  Sebanyak 6.200 atlet pelajar dan ofisial dari 34 provinsi di Indonesia terlibat di ajang yang digelar selama lebih dari sepekan itu. Setelah penampilan D'Masiv dan Drum Corps Pelopor Cendrawasih Akpol, kontingen masing-masing provinsi melakukan defile. Parade atlet itu diiringi tetabuhan perkusi dari DrumCorps Akpol dan didampingi 17 Paskibra.

Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV 2017 yang digelar di Jawa Tengah resmi dibuka di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Jateng, Selasa (12/9/2019).  Sebanyak 6.200 atlet pelajar dan ofisial dari 34 provinsi di Indonesia terlibat di ajang yang digelar selama lebih dari sepekan itu. Setelah penampilan D'Masiv dan Drum Corps Pelopor Cendrawasih Akpol, kontingen masing-masing provinsi melakukan defile. Parade atlet itu diiringi tetabuhan perkusi dari DrumCorps Akpol dan didampingi 17 Paskibra. Para tamu di panggung kehormatan berdiri menyambut defile tersebut.

Defile diawali kontingen paling barat Indonesia, yakni Nanggroe Aceh, dan diakhiri kontingen tuan rumah Jawa Tengah serta wasit. Urutan defile kontingen atlet dimulai Aceh, Bali, Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, Gorontalo, Jambi, Kepulauan Riau, Lampung, Kalimantan Utara, Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Jawa Barat. Selanjutnya Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Jawa Tengah (tuan rumah).

Ketua Panitia Popnas 2017 yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Sri Puryono menyebutkan 6.200 atlet pelajar dan ofisial itu akan bersaing memperebutkan 287 medali emas, 287 perak dan 417 dari 21 cabang olahraga (cabor) resmi dan empat cabor ekshibisi, Selasa-Kamis (12-21/9/2017). “Sebagai tuan rumah kami merasa bangga Jateng dipercaya menggelar Popnas. Mari kita sukseskan Popnas baik dari segi penyelenggaraan, prestasi, perekonomian, pariwisata, dan administrasi,” ujar Puryono dalam sambutannya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berharap Popnas menjadi sarana mencetak atlet masa depan yang berprestasi. Ia juga mengimbau para atlet untuk menjaga sportivitas selama bertanding. “Ingat di balik kompetisi itu ada rasa persatuan, tali silaturahmi, yang harus kalian jaga. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan melalui olahraga,” pesan Ganjar kepada para atlet.

Acara pembukaan yang diawali dengan penampilan grup musik D’Masiv dan marching band Akpol serta tari kolosal ratusan pelajar dari SMKN 8 Solo itu turut dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nachrawi.

Senada dengan Ganjar, Imam juga berharap Popnas bisa menjadi sarana mencetak atlet berprestasi baik di multievent maupun single event internasional. “Oleh karena itu, saya meminta wasit dan ofisial untuk bertindak fair play guna menjaga sportivitas. Pengalaman di SEA Games kemarin [Malaysia] menjadi pelajaran bagi kita. Jangan sampai itu terjadi di Popnas,” ujar Imam.

sumber: http://www.harianjogja.com, http://jateng.tribunnews.com

LINK TERKAIT